KAMI BUKAN TERORIS

Fornusa Sumbar
Besok pagi-pagi, langkah-langkah kecil anak Rohis se-kota padang berkumpul di Lapangan Imam bonjol..

Besok pagi-pagi, wajah polos mereka siap bercucuran keringat..berjalan dengan semangat…

Besok pagi-pagi,Ruh mereka bersatu untuk sampaikan kebenaran dari hati,..hati yg sempat tersakiti..

Mereka bukan orator ulung yang pandai memulung simpati..

Mereka juga bukan presenter dengan tampilan memikat meya kinkan untuk sampaikan berita abal-abal.. Baca lebih lanjut

Semangat Perubahan untuk Kebaikan

change

Selalu ada kekayaan melimpah yang dirasakan,saat kita berhasil untuk merenung sejenak, berfikir lebih mendalam, merengkuh setiap pemaknaan-pemaknaan yang begitu mempesona.

Itu yang saya rasakan pagi ini ketika duduk sendiri di ruang tamu pada sebuah rumah sederhana di gunung pangilun.

Ketika pandangan ini menatap perlahan setiap sudut ruangan, hanya satu kata yg terucap; PERUBAHAN.

Saya selalu ingat pesan mak(ibu-red) pada kami semua, anak-anaknya. Baca lebih lanjut

Jangan Hanya Bisa Empat Huruf Saja!!

tangan
Nicholas James Vujicic lahir tanpa dua tangan dan dua kaki, namun ia menulis buku “Life Without Limits”. Hirotada Ototake lahir tanpa dua tangan dan dua kaki, ia pun menulis “No One’s Perfect”.

Salah seorang Sahabat Rasulullah SAW, Abdullah Ummi Maktum, meski buta, berulang kali menawarkan diri untuk diikutkan berperang, berulang kali pula Rasulullah menolaknya dengan halus. Namun tetap saja menawarkan diri dan akhirnya dia diperbolehkan sebagai pemegang Panji. Suka cita dia sambut kesempatan itu, kekurangannya tak dijadikan alasan. Baca lebih lanjut

Indonesia Wajah Kita

indonesia
Coba kau lihat di ujung titian

Kini ia tengah berdiri mematung seorang diri

Lusuh berlumur daki pakaian yg awalnya putih

Rombeng nian kedua belah juntai celananya

Kakinya beralas tapak yg menebal

Aspal ibukota mengasahnya sedemikian rupa

Genangan air kotor memecah tepi-tepi jari hingga tumitnya

Jangan kau tanya bentuk rupanya

Sungguh aku tak tau bentuk tonjolan pipinya

Juga tak tau susunan hidung dan bibirnya

Bukannya tak sempat aku melihat rautnya

Aku hanya takut jika itu adalah wajahku sendiri

Wajah yang selama ini aku kenal sebagai ibu pertiwi

 

(@Dipan sederhana,di antara remang cahaya lampu teras yg menelusup masuk menembus tirai terawang-gunung pangilun-16 April 2012-20.20)

http://www.facebook.com/notes/akmal-ahmad/indonesia-wajah-kita/10150738020579437

Justru Keterbatasan, Tumbuhkan Kedewasaan

kiki
Ini cerita gadis mungil yang ditinggal mati ayahnya..

Usianya belum genap lima tahun (ketika itu)..

Ibunya sendiri yang mengasuhnya..

Mungkin ketika dia bermain, tak ada beda ceria tawanya bersama bocah yang lain..

Namun takdir membuatnya lebih matang secara jiwa..

“Bocah polos itu telah mampu menghapus air mata ibunya”

#Jika hari ini ia telah mampu menghapus air mata ibunya..

Itu artinya ia telah tumbuh menjadi seorang yang diselimuti kelembutan, bergerak dengan ketegasan, hidup bersama kepedulian dan pundaknya familiar dengan tanggungjawab,,,

#Semoga menjadi muslimah tangguh,,Amin.

 

Markaz Juanda, 28 Desember 2011, 13.49

http://www.facebook.com/notes/akmal-ahmad/justru-keterbatasan-tumbuhkan-keistimewaan/10150502153629437

Marilah kita Berpantun Ciatt haa… :)

HATI5Kuraih rindang naungan cinta..

Kudekap hangat balutan rupa..

Ah, engkau ajarkan aku cinta..

Hanya satu yang ku bisa, setia..

(Akmal Ahmad, 25 juni 2011, 23.03)

 

 

 

Kubalutkan bait kata apik..

Mungkin untuk seseorang tak berupa cantik..

Tapi ku yakin ia akan terbangkan ruh ini menelisik..

Di jannatunnaim kami saling berbisik..

Ssst, ternyata cinta barokah kita asyik..

(Akmal Ahmad, 25 juni 2011, 23.03)

Saatnya Amil (Zakat) Berbenah

ImageSaya  yakin (dan berusaha berbaik sangka) setiap Amil Zakat di Indonesia ini memiliki impian yang sama, yaitu mengentaskan kemiskinan. Dan itu semua berlandaskan dari semangat perubahan.

Namun, yang perlu kita ingat, sehebat apapun impian untuk menciptakannya real di depan mata, belum tentu kita mampu menjalankannya jika tidak berorientasi pada tindakan dan tak berani mengambil resiko. Sebaliknya, tindakan yang hebat, jika tidak dilandasi dengan strategi yang benar, akan sia-sia. Baca lebih lanjut