Tetap Memilih Diam

diam
Apa yang kau lihat dari ringkihnya tubuh dan Tertunduknya kepala?

Tak Ada kata yang meninggi menopangnya..

Tak ada hujjah yang kuat menyertainya..

Tak ada zamrud yang melingkar indah di leher sejarahnya..

Karena Posisinya lemah..teramat lemah..

Maka ia memilih diam..dan tidak akan pernah lebih dari itu..

Karena posisinya lemah..dan teramat lemah..

Walaupun godam berujung tajam menghantam tepat di kepala belakangnya..
Ia harus diam, tak boleh bereaksi..Tak boleh unconscious.. apalagi death..

Karena ini proses siklus yang sedang dinikmati oleh Character murder..

(Teruntuk saudara saya: “nikmati saja proses takdir ini, jangan mengeluh!! Karena konsekuensi ini harus diterima” )

(Padang, 10 Mei 2010—kesalahpahaman bersama kekanak-kanakan berusia tua)


http://www.facebook.com/notes/akmal-ahmad/tetap-memilih-diam/389724799436

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s