Alun Juo Ka Mambina??

membina
Menghimpun Gunung mungkin akan lebih mudah..

Jika dibandingkan dengan menghimpun partikel kecil untuk menggubahnya menjadi sebuah gunung..

Jika yang pertama hanya masalah memberdayakan yang (telah) ada..

Sedangkan yang kedua, kita bermain di ranah ketidakpastian untuk mewujudkannya menjadi nyata..

Ini butuh kekerashatian..serta vitalitas tingkat tinggi..ini kerja orang-orang berkategori “The Infinitive”

Bagi mereka tantangan semakin besar tidak jadi soal…

Sepertinya mereka sependapat dengan HORACE, beliau berkata:

“Tantangan mampu menggali mutiara-mutiara talenta, yang terpendam diam dalam kenyamanan”.. (teruntuk diri yang kini mungkin telah menjagi gunung menjulang tinggi..tidakkah kita ingat sejarah parikel itu dibangun, kemudian dihimpun hingga kokoh menjadi penyangga-penyangga langit..DIMANA KITA SEKARANG, ketika partikel berloncatan berharap untuk diraih???)

 

–EdisiNukhbawi, Markaz Juanda, 30 November 2011, 21.23

http://www.facebook.com/notes/akmal-ahmad/alun-juo-ka-mambina/10150502176464437

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s